Halaman ini kami sediakan buat para pengunjung setia website ini untuk memberikan pesan, kesan ataupun unek-unek yang lain kepada kami. silakan isi dan sebaiknya mencantumkan identitas yang jelas. Syukran. [No Spam ; No Porn]

0 thoughts on “Buku Tamu”
  1. Masya Allah.Yah…indahnya pertengahan, bersikap wasath.Bersabarlah terhadap segala ujian yang menimpa kita karena kita yakin insya Allah semakin berat ujian itu maka semakin besar pula pahala yang Allah Berikan.Semoga Allah Memberikan petunjuk kepada saudara/i kita yang mengaku "salafi" agar betul2 segala sikap/tindakan mencerminkan akidah, akhlak, ibadah seperti 3 kurun generasi terbaik/generasi salafi

  2. bukti tidak insofnya saudaraku di BJR,
    ketika ia menjadikan pendapat kita terhadap para ulama seperti sayyid qutb
    dan sejenisnya sebagai pertanda salafi atau tidak..
    bila anda sedikit aja memuji ulama tersebut.. hati-hati anda bisa do fonis bukan salafi..,
    ..siapa kita,
    ulama saja ada yang menghargai karya mereka yang bermanfaat, lalu mengapa kita yg bodoh ini mau berdebat tentang hal kontrofersi itu..

  3. Bismillah, ya ayyuhalladzina aamanu wa laa tanaaza'u fatafsyaluu..watadzhaba riihukum.kita tidak perlu menunggu mereka rujuu' atau tidak, karena kebanyakan dari yang kita dapatkan hanya berbantah-bantahan. kenapa para asatidz tidak mencoba datang ke sana untuk berdialog/silaturahim?kami sangat merindukan terjalinnya ukhuwah, kalau berbantah-bantahan terus kapan bersatunya?dan tolong, untuk admin, jangan gunakan kata2 kasar walaupun kita tahu saudara kita melakukan kesalahan, seperti kata2 terhadap al akh sofyan "secuil ilmu….dst", sesungguhnya bil hikmah itu lebih indah…

  4. sutuju dengan ummu Muhammad, kalau bisa tetap jaga irama inshof dan sedapat mungkin tegakkan dakwah bil hikmah. Uhibbukum fillah.

  5. Teruslah berjuang membela kehormatan ulama dan para du'at. Sejak dulu sbenarnya kami sangat mengharapkan pembelaan dari para asatidzah, dulu sekali. Sebab sepanjang pengetahuan kami kezaliman ikhwah "salafy" terhadap saudar-saudara merka kaum muslimin, khususnya WI sudah lama sekali. Bahkan telah melampau batas sama sekali. ana sedih kala membaca disitus-situs mereka baik yang berupa tulisan maupun audio, penuh dengan cacian dan cercaan terhadap wahdah, silahkan lihat sendiri. Dan lebih sedihnya lagi orang-orang awwam yang baru belajar agama justru ikut-ikutan mencaci dan mencela. olehnya dengan munculnya alinshof ana bersyukur dan sedikit terhibur. Afwan ummu muhammad, ana setuju sama anti dalam hal ini, tapi kata-kata "secuil ilmu.. "masih lebih sopan untuk mengingatkan mereka yang terlalu ingin melampaui kapasitas mereka sebagai thalibul ilmi hingga berani mencela para ulama. dan menurut ana itulah yang pantas dikatakan pada mereka jika dibandingkan dengan ilmu para ulama. Silahkan anti buka sendiri situs-situs mereka, dan dalam hal ini kru alinshof -semoga Allah menjaga mereka- masih tetap menjaga irama bantahan, sekalipun kadang dalam satu hal harus menggunakan kata yang agak keras namun tidak keluar jalur. Dan itu masih lebih mending ketimbang kata-kata mereka, silahkan lihat situs http: tukpencarialhaq.wordpres.com, dimana ia menyebut seorang ulama ahlu sunnah Thariq as-shuwaidan sebagai "Dajjal". Subhanallah..ana tidak tahu kalau kata-kata "secuil ilmu", anti bilang kasar, maka bagaimana dengan kata Dajjal?! yang konotasinya bermakna penipu, kafir, musuh Allah, fitnH akhir laman dan selainnya??

  6. Syukron wa jazakumullohu khairon atas segala masukan dan saran yg membangun…insya Allah semua saran dan masukan antum akan kami akomodir dan segera kami tndak lanjuti, dan apabila memang ada yg perlu diperbaiki maka akan segera kami perbaiki. Sx lg Syukron wa Jazakumullohu Khairon.:D

  7. assalamu'alaikum. tetap semangat berda'wah wahai para ustadz. walaupun disana banyak yg mencela, ditempat lain masih lebih banyak yg mau menerima da'wah ustadz dan tidak tidak terpengaruh dg fitnah tsb.

  8. Insya Allah team al-inshof telah menyiapkan pembahasan khusus ttg Terorisme dalam Timbangan Syari'at.

    Selamat Menyimak Sajian-Sajian Kami…

  9. Afwan ust, ada gak link untuk mendownload semua artikel alinshof.com?
    kami di daerah mau buat hard copy untuk ikhwan & akhwat yang saat ini selalu disyubhati secara gencar oleh "salafy".
    Syukron.

  10. @ Abu Abdillah: sebelumnya syukron atas kunjunganx ke situs kami, Insya Allah ke depan akan kami terbitkan seluruh artikel alinshof dalam bentuk majalah…Mhon do'a restunya..

  11. assalamu alaikum, kami pembaca setia al-Inshof, selalu menantikan dengan saksama tulisan-tulisan para asatidzah al-Inshof…ada tulisan baru lagi? Syukran jazilan

  12. Assalamu'alaikum semangat buat al-inshof moga ALLAH menuntun dan give jalan keluar yg t'baik dr cobaan dan fitnah dari saudara kita sendiri yang mengaku lebih baik dari yang lainnya.mereka juga manusia yang butuh pencerahan ilmu!
    yang penting mari galang ukhuwah lebih erat lg untuk menyongsong dakwah islamiyah kedepan
    ilmu agama mesti d genjotkan melalui tarbiyah yg kontinyu dan konsisten dan sekarang bukan saatnya lg saling b'bantahan tp p'baikan pondasi iman
    jangan sampai kita t'lena dan melupakan intropeksi diri apakah ALLAH dah nerima amal ibadah kita apa belum?inilah tantangannya……
    wahai kaum muslimin aku mencintaimu karena ALLAH

  13. alhamdulillah semoga WI bisa menegakkan islam secara kaffah…..
    sy ingin menukil pernyataan dr salah seorng sahabat Rasulullah kepada ikwah yang ad di baji rupa, yaitu perkataan Umar Bin Khattab." kebenrarn yang tidak terorgnisir akn mampu dikalahkn oleh kejahatan terorganisir dan begitu sebaliknya". jd pertaxan sy siapa kh yng melakukan hal ini…?????? ikhwa baji rupa atau ikhwa WI……….?????

  14. Bismillah…
    Syukron, info2 nya mencerahkan..
    Persatuan dalam Islam tidak harus homogen, bisa jadi heterogen dengan satu tujuan –> kejayaan Islam.. Selama berpegang pada Qur'an, Sunnah, dan Ijtihadiyah (sebagaimana Ahlusunnah wal jama'ah berpegang), InsyaAlloh selamat..
    Ibarat tim sepakbola, beda fokus garap, satu gol tujuan..

    Saya lagi cari jawaban ni soal hukum mabit bagi akhwat.. Dalam sebuah hadis, tidak boleh bagi seorang wanita bepergian lebih dari 1 hari 1 malam tanpa mahram…
    Lantas, kalo kuliah, kalo ada dauroh yang mengharuskan mabit? Mohon dicarikan jawabannya…
    Kirim via email aja at mufy12be@yahoo.com
    Syukron…

Tinggalkan Komentar

By admin